 | About Me | Jun 21, 2007 |
Saya Agung Darmawan, Financial Advisor Prudential | 02. Janji | | | | Terry | | | 02. Andai Aku Tahu | | | | Ungu | | | 07. Disco Lazy Time | | | | Nidji | |
 | Mimpi | Feb 19, '08 10:22 PM for everyone |
KENAPA KITA TIDAK BISA MEREALISASIKAN IMPIAN KITA ?
Pada saat ini, banyak dari kita berdiam diri membiarkan apa yang kita cita-citakan tetap menjadi impian saja tampa benar-benar berusaha untuk mewujudkannya. Lantas apa yang menyebabkan kita tidak bisa merealisasikan impian kita? Bukankah kita sudah menginginkannya sejak lama bahkan sudah merencanakan berbagai cara maupun strategi untuk mencapainya dan sudah bekerja keras untuk mengejarnya?
Setiap orang pasti mempunyai cita-cita dan impian dalam hidupnya seperti: memiliki rumah dan mobil mewah, menjadi orang terkenal, mengunjungi tempat-tempat eksotik di seluruh dunia, menikmati pola hidup yang luar biasa, bebas waktu, finansial, dan bisa melakukan apa saja yang ingin kita lakukan bersama keluarga serta orang-orang yang paling kita sayangi dalam hidup kita. Tetapi pertanyaannya: “Kenapa banyak dari kita tidak bisa merealisasikan impian kita?”
Pertama: Selalu mengaitkan dengan masa lalu. Di saat kita mempunyai sesuatu yang berarti untuk diwujudkan, sering kali kita tidak bisa lepas dari bayangan masa lalu. Kita mengingat kondisi hidup yang susah, segala keterbatasan, semua kegagalan kita sebelumnya dan menemukan semua alasan kenapa kita tidak bisa berhasil, dst…
Kedua: Kita menpunyai ketakutan dan kecemasan. Sebelum melakukan sesuatu kita sering kali mempunyai ketakutan dan kecemasan yang berlebihan. Bagaimana kalau saya tidak berhasil? Apa yang dikatakan orang tentang saya? Mereka akan menertawakan saya? Saya akan tambah frustasi jika saya sudah berusaha dan ternyata tidak mencapainya, dst…
Ketiga: Membiarkan orang lain mengintimidasi kita. Sering kali kita membiarkan orang lain mengintimidasi kita dengan kata-kata yang menurunkan semangat dan mengacaukan fokus kita bahkan mencuri impian kita. Anda tidak mungkin bisa berhasil, jangan bermimpi, lakukan yang biasa-biasa aja, terlalu besar dan sulit dicapai. Sudah terima nasib saja, dst…
Keempat: Tidak bisa melalukan sampai tuntas. Ini yang paling sering terjadi dalam hidup kita. Memulainya dengan antusias dan semangat yang mengebu-gebu, tetapi ketika menghadapi kendala cepat menyerah, tidak sanggup menderita, dan tidak mau bayar harga sehingga melepaskannya begitu saja.
Kelima : Kita mempunyai sifat malas. Salah satu kebiasaan kita dan penyakit lama yaitu suka menunda-nunda pekerjaan dan rencana tindakan yang sudah ditetapkan. Menganggap masih ada banyak waktu untuk mengerjakannya sehingga sering kali tidak pernah memulai ataupun sudah terlambat ketika kita sadar. Pesan:
Jika kita mau berhasil mewujudkan semua cita-cita dan impian kita, kita harus segera menghancurkan lima penghalang mental (mental block) kita di atas dan mengantikannya dengan 7 kebiasaan baru yang akan menjadi titik tolak perubahan yang mendorong kita untuk segera merealisasikan impian kita. Saat ini juga!
Pertama: Fokus ke masa depan dan impian Anda. Pikirkan apa yang benar-benar Anda inginkan, susun rencana kerja, gali potensi, dan kelebihan Anda, temukan strategi, cara dan segala kemungkinan untuk mewujudkannya.
Kedua: Yakin dan percaya 100% bahwa Anda bisa. Keyakinan adalah modal utama untuk mendapatkan apa pun yang Anda inginkan. Segala sesuatu yang tidak mungkin dalam hidup ini hanya sering kali belum pernah dicoba.
Ketiga: Lakukan saja sesuai dengan keinginan Anda. Ikuti kata hati Anda, tulikan telingga Anda dari orang-orang negatif dan pesimis di sekeliling Anda. Ingat: A great pleasure in life is doing what other people say you can’t do it, so just do it ! Buatlah record dan sejarah baru dalam hidup Anda.
Keempat: Selesaikan apa yang telah Anda mulai. Berani bayar harga dan miliki mental Sang Juara. Ingat: The winner never quit, and quitter never win! Jangan pernah memalingkan mata Anda sedetik pun dari garis finish.
Kelima: Mulailah sekarang, saat ini juga. Lakukan segera apa yang Anda rencanakan, apa saja. Ingat: Action is Power! Sebenarnya orang sukses bukanlah orang yang hebat tetapi mereka adalah orang yang selalu take action dan memulai lebih awal sehingga sering kali satu langkah lebih maju dari kita.
Keenam: Berdoa kepada Sang Pencipta dan berserah diri atas segala kesalahan, kelemahan diri kita, dan minta semoga semua usaha, tingkah laku kita bisa lancar, sukses, mudah dan berhasil sesuai dengan target yang kita ingin capai
Ketujuh: Komitmen terhadap apa yang Anda Lakukan..
"Fight As Hero Win As Champion"
Tidak mudah menyelaraskan kedua otak tersebut. Tapi kita harus berani mencobanya.HASIL penelitian Daniel Goleman,pengarang "Emotional Intelligence", tentang otak dan ilmu perilaku yang dimuat "The New York Times", menarik untuk dikaji. Dikatakannya, sesungguhnya kita memiliki 2 otak, satu yang berpikir (otak berpikir) dan satu yang merasakan (otak emosional). Biasanya, otak berpikir itu kita sebut otak kiri, dan otak emosional kita sebut otak kanan. Maksudnya, apa-apa yang kita ketahui ada di otak berpikir, dan apa-apa yang kita rasakan ada di otak emosional. Saya kira, dikotomi emosional dengan berpikir kurang lebih sama denagn istilah "hati" dengan "kepala". Sebenarnya mana yang lebih dulu terjadi? menurut penelitiannya itu, Goleman menyebutkan, bahwa otak emosional ternyata terjadi lebih dulu sebelum otak berpikir. Lantas, sebenarnya apa segi manfaat yang bisa kita petik dari penelitiannya itu, khususnya bagi kita yang bergerak di dunia usaha?Saya kira, penelitian ini mengingatkan kita, bahwa di dalam kita menggeluti dunia usaha, sebaiknya bisa menyelaraskan antara otak berpikir dan otak emosional. Keselarasan kedua otak itu bagi kita sangat dibutuhkan, terutama di dalam kita mengambil keputusan penting dalam bisnis. Keselarasan kedua otak itu bagi kita sangat dibutuhkan, terutama di dalam kita mengambil keputusan penting dalam bisnis. Keserasan itu akan membuat kita lebih tepat dan bijaksana dalam mengambil keputusan bisnis terlebih di saat persaingan bisnis seperti sekarang ini yang kerap kali menghadapkan kita kepada rentetan pilihan-pilihan cukup banyak.Apalagi, kedua otak tersebut, yang emosional dan yang berpikir, pada umumnya bekerja dalam keselarasan yang erat, saling melengkapi, saling terkait di dalam otak. Dimana, emosi memberi masukan dan informasi kepada proses berpikir atau pikiran rasional. Sementara pikiran rasional memperbaiki dan terkadang memveto masukan emosi tersebut. Tapi sebaliknya, jika saja keduanya tak ada keselarasan atau katakanlah otak emosional-lah yang dominan serta menguasai otak berpikir, maka keseimbangan kedua otak itu akan goyah. Kita akan cenderung tidak bisa berpikir jernih, suka bertindak gegabah dan sering melakukan kesalahan fatal dalam setiap mengambil keputusan penting dalam bisnis. Kalau dominan otak berpikir, maka kita hanya sekadar bersikap analitis, dan mengambil tindakan tanpa mempertimbangkan perasaan orang lain. Akibatnya menimbulkan hilangnya kegairahan dan antusiasme bisnis.Oleh karena itu, kita jangan sampai kehilangan keselarasan kedua otak tersebut. Sebab, seperti yang juga ditegaskan oleh Dr. damasio, seorang ahli neurologi, bahwa perasaan atau emosi biasanya sangat dibutuhkan untuk keputusan rasional. Otak emosional kita akan menunjukkan pada arah yang tepat. Maka, adalah tindakan yang tepat, jika mulai sekarang kita bisa mengatur emosi kita sendiri.Dalam konteks ini, saya sependapat dengan pakar manajemen, Dr. Patricia Patton. Yang mengatakan, bahwa untuk mengatur emosi, kita bisa melakukan dengan cara belajar, yaitu: Pertama, belajar mengidentifikasi apa biasanya yang memicu emosi kita dan respon apa yang kita berikan. Kedua, belajar dari kesalahan, belajar membedakan segala hal di sekitar kita yang dapat memberikan pengaruh pada diri kita. Ketiga, belajar selalu bertanggung jawab terhadap setiap tindakan kita. Keempat, belajar mencari kebenaran, belajar memanfaatkan waktu secara maksimal untuk menyelesaikan masalah, dan kelima, belajar menggunakan kekuatan sekaligus kerendahan hati.Saya sendiri juga merasakan, bahwa dampak positif dari terciptanya keselarasan kedua otak itu juga akan memunculkan tindaka-tindakan produktif, membuat kita semakin mantap dalam berbisnis, dan pada akhirnya akan berdampak positif bagi kemajuan bisnis kita.Singkatnya, keselarasan itu sangat berkaitan dengan pemberdayaan diri kiita. Dimana, kita mesti bisa mengontrol diri, dan menggunakan akal sehat. Dan, tentu saja, keselarasan itu tidak akan terwujud kalau kita masih juga memegang teguh sifat mementingkan diri sendiri. Sehingga, seorang wirausahawan yang bisa menyelaraskan otak berpikir dan otak emosionalnya, akan sangat mungkin lebih berhasil dalam bisnisnya. Boleh jadi peluang menjadi wirausahawan yang kompeten, bernilai, profisional, dan bahagia akan lebih bisa dicapai. Meski tak mudah kita menyelaraskan kedua otak tersebut, tapi saya yakin, kita harus berani mencobanya
Perencanaan keuangan adalah proses untuk mencapai tujuan hidup Anda melalui manajemen keuangan yang hati-hati. Tujuan hidup bisa termasuk membeli rumah, menabung untuk pendidikan anak Anda atau merencanakan dana pensiun.
Proses perencanaan keuangan terdiri dari 6 langkah yang menolong Anda untuk melihat secara "gambaran besar" atau "big picture look" dimana Anda berada dalam konteks keuangan. Dengan menggunakan 6 langkah ini, Anda dapat mengetahui dimana posisi Anda sekarang, apa yang Anda butuhkan di masa depan dan apa yang Anda harus lakukan untuk mencapai tujuan Anda.
Proses ini termasuk mengumpulkan informasi keuangan yang relevan, menetapkan tujuan-tujuan hidup, menguji status keuangan Anda saat ini dan menghasilkan suatu strategi atau perencanaan yang berisi cara bagaimana Anda mencapai tujuan-tujuan Anda berdasarkan situasi saat ini dan rencana masa depan Anda.
Proses Perencanaan Keuangan
Proses perencanaan keuangan terdiri dari 6 langkah:
Menentukan dan menegaskan hubungan klien dan perencana keuangan Perencana keuangan harus menjelaskan secara transparan atau mendokumentasikan jasa yang disediakan untuk Anda dan menegaskan tanggung jawab Anda dan dia. Perencana keuangan harus menjelaskan sepenuhnya bagaimana dia akan dibayar dan oleh siapa. Anda dan perencana keuangan harus menyetujui berapa lama hubungan profesional akan berlangsung dan bagaimana keputusan-keputusan keuangan akan dibuat. Anda dan perencana keuangan harus saling menegaskan tujuan hidup dan tujuan pribadi Anda, mengerti jangka waktu Anda untuk suatu hasil dan mendiskuskan, apabila relevan, apa yang Anda rasakan mengenai resiko. Perencana keuangan harus mengumpulkan semua dokumen yang diperlukan sebelum memberikan Anda nasihat yang Anda perlukan.
Menganalisa dan mengevaluasi status keuangan Anda Perencana keuangan harus menganalisa informasi Anda untuk menilai situasi keuangan Anda dan menentukan apa yang Anda harus lakukan untuk mencapai tujuan-tujuan Anda. Tergantung dari jasa apa yang Anda minta, hal ini bisa termasuk menganalisa aset Anda, kewajiban dan arus kas, perlindungan asuransi saat ini, strategi investasi atau pajak. Membuat dan menyajikan rekomendasi perencanaan keuangan dan/atau alternatifnya, Perencana keuangan harus menawarkan rekomendasi perencanaan keuangan yang menyebutkan tujuan-tujuan Anda, berdasarkan informasi yang Anda sediakan. Perencana keuangan harus menjelaskan rekomendasi-rekomendasi keuangan tersebut bersama Anda untuk menolong Anda agar mengerti sehingga nda dapat membuat keputusan-keputusan yang berdasarkan informasi yang ada. Perencana keuangan harus juga mendengarkan kekhawatiran-kekhawatiran Anda dan melakukan revisi rekomendasi-rekomendasi tersebut secara tepat.
Melaksanakan rekomendasi perencanaan keuangan Anda dan perencana keuangan harus menyetujui atas bagaimana rekomendasi-rekomendasi keuangan tersebut akan dilakukan. Perencana keuangan mungkin yang akan melakukan rekomendasi-rekomendasi tersebut untuk Anda atau hanya menjadi "coach," yang melakukan koordinasi atas proses secara keseluruhan dengan Anda dan profesional lainnya seperti notaris/pengacara atau pialang saham.
Mengawasi rekomendasi perencanaan keuangan Anda dan perencana keuangan harus menyetujui atas siapa yang akan mengawasi perkembangan Anda dalam pencapaian tujuan-tujuan Anda. Apabila perencana keuangan yang bertanggungjawab atas proses tersebut, dia harus memberikan laporan kepada Anda secara periodik untuk meninjau situasi Anda dan melakukan penyesuaian atas rekomendasi-rekomendasi tersebut, apabila diperlukan, sesuai dengan perubahan hidup Anda.
Manfaat Perencanaan Keuangan Perencanaan keuangan memberikan arah dan arti atas keputusan keuangan Anda. Hal tersebut memberikan Anda pengertian atas bagaimana setiap keputusan keuangan yang Anda buat berpengaruh ke area lain dari keuangan Anda. Contohnya, membeli produk investasi tertentu mungkin membantu Anda untuk membayar KPR Anda lebih cepat atau mungkin menunda pensiun Anda secara signifikan. Dengan melihat setiap keputusan keuangan sebagai bagian dari suatu keseluruhan, Anda dapat mempertimbangkan efek jangka pendek dan panjang atas tujuan-tujuan hidup Anda. Anda juga dapat lebih mudah menyesuaikan perubahan hidup yang terjadi dan merasa lebih aman bahwa tujuan-tujuan Anda masih dalam jalurnya.
Dapatkah Anda Melakukan Sendiri Perencanaan Keuangan? Beberapa peranti lunak keuangan pribadi, majalah atau buku dapat membantu Anda untuk melakukan perencanaan keuangan Anda sendiri. Tetapi, Anda dapat memutuskan untuk mencari pertolongan dari seorang perencana keuangan profesional apabila: Anda membutuhkan keahlian yang tidak Anda miliki dalam beberapa area dari keuangan Anda. Misalnya, seorang perencana keuangan dapat membantu Anda mengevaluasi tingkat resiko dalam portofolio investasi Anda atau menyesuaikan rencana pensiun Anda berkaitan dengan keadaan keluarga yang berubah. Anda ingin mendapatkan opini profesional mengenai rencana keuangan yang telah Anda buat untuk diri Anda. Anda merasa tidak memiliki waktu untuk disisihkan untuk melakukan perencanaan keuangan Anda sendiri Anda memiliki kebutuhan yang sifatnya tiba-tiba atau peristiwa hidup yang tidak terduga seperti kelahiran, warisan atau penyakit kritis. Anda merasa bahwa seorang penasihat profesional mungkin dapat menolong Anda meningkatkan cara Anda dalam mengatur keuangan Anda. Anda tahu bahwa Anda membutuhkan peningkatan situasi keuangan Anda tapi tidak tahu harus mulai dari mana.
Siapakah Perencana Keuangan itu? Seorang perencana keuangan adalah seseorang yang menggunakan proses perencanaan keuangan untuk menolong Anda untuk mendapatkan cara bagaimana mencapai tujuan-tujuan hidup Anda. Perencana keuangan dapat melihat secara "gambaran besar" atas situasi keuangan Anda dan membuat rekomendasi perencanaan keuangan yang cocok untuk Anda. Perencana keuangan dapat melihat seluruh kebutuhan Anda termasuk membuat anggaran dan menabung, perencanaan pajak, investasi, asuransi dan pensiun. Atau, perencana keuangan dapat bekerja untuk Anda atas satu persoalan keuangan tapi tetap dalam konteks situasi keuangan Anda secara menyeluruh. Pendekatan menyeluruh atas tujuan-tujuan keuangan Anda inilah yang membedakan perencana keuangan dengan penasihat keuangan yang lain, dimana mereka mungkin dilatih untuk fokus hanya ke area tertentu dalam kehidupan keuangan Anda.
Penasihat Keuangan yang Mungkin Bekerja Dengan Anda Sebagai tambahan dalam menyediakan jasa perencanaan keuangan yang memenuhi syarat untuk Anda, banyak perencana keuangan yang juga terdaftar sebagai penasihat investasi atau memiliki ijin menjual asuransi atau saham yang mengijinkan mereka untuk membeli atau menjual produk. Perencana keuangan yang lain mungkin meminta Anda untuk menggunakan lebih banyak penasihat keuangan yang mempunyai spesialis tertentu untuk membantu Anda melaksanakan rekomendasi mereka. Dengan pendidikan yang tepat dan pengalaman, masing-masing dari beberapa penasihat dibawah ini dapat membawa Anda melewati proses perencanaan keuangan. Perencana keuangan yang mempunyai kode etik akan mengarahkan Anda ke satu dari profesional berikut untuk jasa yang tidak disediakan oleh mereka. Dengan cara yang sama, penasihat-penasihat ini harus mengarahkan Anda ke seorang perencana keuangan apabila mereka tidak dapat memenuhi kebutuhan perencanaan keuangan Anda.
Akuntan Akuntan menyediakan jasa nasihat atas masalah pajak dan membantu Anda menyiapkan dan mengajukan laporan pajak Anda ke Direktorat Jenderal Pajak.
Perencana Keuangan Di Indonesia, perencana keuangan yang menyediakan jasa perencanaan keuangan untuk klien mereka diharapkan memiliki designation atau gelar profesi perencana keuangan yang berstandar internasional seperti Certified Financial Planner (CFP) atau Chartered Financial Consultant (ChFC). Untuk standar lokal, FPAIndonesia mengeluarkan gelar Registered Financial Planner - Indonesia (RFP - Indonesia)
Agen Asuransi/Reksa Dana Agen asuransi yang telah memiliki ijin menjual seperti Certificate in Unit Linked atau agen reksa dana yang telah memiliki ijin menjual sebagai Wakil Penjual Reksa Dana dapat menjual produk unit linked atau reksa dana kepada klien mereka.
Penasihat Investasi Seseorang yang ingin memberikan nasihat invetasi harus memiliki ijin dari BAPEPAM (Badan Pengawa Pasar Modal) sebagai Wakil Manager Investasi.
Pialang Saham Pialang saham adalah orang telah memperoleh ijin dari BAPEPAM sebagai wakil perantara pedagang efek di pasar modal untuk kepentingan kliennya.
Anak-anak, coba tuliskan tiga kelebihanmu, " kata seorang guru pada anak-anak sekolah dasar.
Menit demi menit berlalu namun anak-anak itu seakan masih bingung.
Dengan setengah berakting, sang guru kemudian bersuara keras :
"Ayo, tuliskan! Kalau ngga, kertasmu saya sobek lo." Anak-anak manis itu seketika menjadi salah tingkah.
Beberapa di antara mereka, memang tampak mulai menulis. Salah satu di antara mereka menulis di atas kertas, "Kadang-kadang nurutin kata ibu. Kadang-kadang bantu ibu. Kadang-kadang nyuapin adik makan."
Penuh rasa penasaran, sang guru bertanya kepadanya : "Kenapa tulisnya kadang-kadang? ". Dengan wajah penuh keluguan, sang bocah hanya berkata :
"Emang cuma kadang-kadang, Bu guru." !
Ketika semua anak telah menuliskan kelebihan dirinya, sang guru kemudian melanjutkan instruksi berikutnya :
"Sekarang anak-anak, coba tuliskan tiga kelemahanmu atau hal-hal yang buruk dalam dirimu." Seketika ruangan kelas menjadi gaduh. Anak-anak tampak bersemangat. Salah satu dari mereka angkat tangan dan bertanya :
"Tiga saja, Bu guru?".
"Ya, tiga saja!" jawab sang guru. Anak tadi langsung menyambung :
"Bu guru, jangankan tiga, sepuluh juga bisa!".
Apa pelajaran yang bisa kita petik dari cerita sederhana itu? Saya menangkap setidaknya ada beberapa hal penting yang bisa kita pelajari. Salah satunya, kita sering tidak menyadari apa kelebihan diri kita karena lingkungan dan orang di sekitar kita jauh lebih sering mengkomunikasikan kepada kita kejelekan dan kekurangan kita.
Baru-baru ini, saya menyaksikan di sebuah televisi swasta pertunjukkan seni dari para penyandang cacat. Kami benar-benar terharu. Ada orang buta yang begitu piawai bermain piano atau kecapi. Pria tanpa lengan dan wanita muda yang tuli dapat menari dengan begitu indahnya.
"Luar biasa, dia bisa menari dengan penuh penghayatan. Yang membuat saya heran, dia kan tuli tapi kok bisa mengikuti irama lagu dengan sangat tepat?", kata saya dalam hati terkagum-kagum.
Seorang pria buta yang bernyanyi dengan nada merdu sempat berkata, "Saudaraku, saya memiliki dua mata seperti Anda. Namun yang ada di depan saya hanyalah kegelapan. Ibu saya mengatakan saya bisa bernyanyi, dan ia memberi saya semangat untuk bernyanyi."
Benarlah apa yang dikatakan Alexander Graham Bell : "Setelah satu pintu tertutup, pintu lainnya terbuka; tetapi kerap kali kita terlalu lama memandangi dan menyesali pintu yang telah tertutup sehingga kita tidak melihat pintu yang telah dibuka untuk kita."
"Siapa, sih, yang tak ingin punya tabungan? Saya juga mau, kok, menabung. Masalahnya, uang saya habis terus..." "Belum lagi anak-anak minta dibelikan sepatu..." "Saya kan juga perlu beli ini dan itu..." "Ah, saya memang enggak berbakat mengelola uang..."
Kata-kata tersebut diatas mungkin akrab di telinga Agung , atau mungkin Agung sendiri yang mengalaminya. Agung ingin sekali bisa menabung, tapi dalam prakteknya, hal itu sulit dilakukan. Agung selalu kehabisan uang di akhir bulan sehingga tidak bisa menabung. Apakah Anda tergolong orang yang seperti itu?
Jangan kecil hati. Semua orang hampir pasti akan mengalaminya. Menabung (melakukan investasi secara rutin) seringkali dilakukan untuk berbagai macam tujuan. Namun demikian, apabila Anda menyisihkan uang secara rutin, maka uang yang Anda kumpulkan tersebut bisa sangat bermanfaat.
Seseorang yang memiliki penghasilan sebesar Rp 1 juta per bulan, misalnya, setelah setahun menabung hanya memiliki saldo rekening Rp 200 ribu di rekeningnya. Setelah ditanya kenapa jumlah saldo rekeningnya cuma sebesar itu setelah bekerja setahun, ia mengatakan penghasilannya sering habis dipakai dalam sebulan. Jadi, ia tidak bisa menabung.
Sebetulnya, kalau ia mau menabung sebesar Rp 100 ribu saja setiap bulan, maka pada akhir tahun ia sudah akan memiliki jumlah saldo rekening sebesar Rp 1,2 juta, plus bunganya.
Apakah situasi seperti ini cukup akrab di telinga Agung ? Atau, apakah Agung juga mengalaminya?
MENINGKATKAN DAN MENEKAN
Saya akan beberkan satu cara buat Agung . Kalau selama ini Agung selalu membelanjakan dulu uang Agung sehingga selalu kehabisan uang untuk ditabung, kenapa sekarang Agung tidak membalik proses itu?
Ketika Agung mendapatkan gaji Anda pada tanggal 25, sisihkan dulu sebagian uangnya untuk ditabung, baru kemudian sisanya dibelanjakan. Bila itu Agung lakukan secara rutin, maka setelah setahun, Anda sudah akan memiliki simpanan dalam jumlah besar.
Bila Agung melakukan hal itu, maka Agung tidak ada alasan lagi untuk tidak menabung. Yah, mungkin saja uang yang bisa Agung belanjakan jadi berkurang. Tapi itulah konsekuensinya: Agung perlu memiliki sejumlah dana sebagai cadangan untuk masa depan Agung . Sebagai contoh, penghasilan Agung tadinya adalah Rp 1 juta per bulan. Tadinya, Agung biasa membelanjakan Rp 1 juta tersebut sampai habis. Sekarang, dengan Agung menabung Rp 100 ribu per bulan di muka, maka total pengeluaran Agung cuma tinggal Rp 900 ribu per bulan.
Bila Agung merasa jumlah itu tidak cukup, maka Agung harus melakukan satu diantara tiga pilihan dibawah ini: 1. Meningkatkan pendapatan. Dalam contoh di atas, pendapatan Rp 1 juta ditingkatkan menjadi Rp 1,1 juta. Dengan Agung tetap menabung Rp 100 ribu, maka pengeluaran Agung bukan lagi Rp 900 ribu, tapi kembali menjadi Rp 1 juta. 2. Menekan pengeluaran. Dalam contoh di atas, Agung bersedia untuk menekan pengeluaran Agung yang tadinya Rp 1 juta menjadi Rp 900 ribu saja. 3. Melakukan keduanya, yakni meningkatkan pendapatan sekaligus menekan biaya hidup. Dalam contoh di atas, Agung bisa meningkatkan pendapatan Agung menjadi Rp 1,1 juta, dan menekan pengeluaran Agung menjadi Rp 900 ribu. Dengan demikian, Agung malah memiliki selisih yang lebih besar lagi untuk ditabungkan!
Terserah Agung , mana dari ketiga cara tadi yang hendak Anda pilih. Yang paling penting, Agung harus membiasakan diri untuk menabung. Dalam hal ini, apabila Agung mengalami kesulitan untuk menabung karena alasan selalu kehabisan, maka Agung bisa menabung di muka begitu Agung mendapatkan penghasilan.
Ingat selalu: Agung perlu dana cadangan untuk masa-masa yang terduga kelak. Sangatlah tidak bijak bila kita egois umtuk memenuhi semua kebutuhan kita saat ini dan secara tidak langsung akan menelantarkan pemenuhan kebutuhan anak-anak kita kelak.
KE MANA MENABUNG?
Ada banyak pilihan yang bisa Agung gunakan sebagai tempat menabung. Salah satu tempat menabung yang paling populer bagi orang Indonesia adalah tabungan di bank. Kelebihan tabungan adalah bahwa dana dalam tabungan bisa diambil kapan pun Agung inginkan. Kelemahan tabungan adalah bahwa pada saat ini, umumnya tabungan di bank hanya memberikan bunga yang kecil.
Selain itu, Agung mungkin juga bisa menabung dengan membeli emas. Bila Anda menabung sebesar, katakan, Rp 200 ribu per bulan, Agung mungkin bisa membeli emas yang jumlahnya sesuai dengan nilai uang yang Agung tabungkan. Pada saat ini, banyak tersedia koin emas yang bisa dibeli dengan jumlah satu gram saja.
Sebagai alternatif, Agung bisa juga menabung ke dalam bentuk investasi seperti Reksa Dana. Reksa Dana adalah sebuah bentuk investasi dimana uang yang Agung tabungkan akan dikelola oleh sebuah tim Manajer Investasi untuk diinvestasikan ke dalam berbagai macam produk investasi. Untuk bisa berinvestasi dalam Reksa Dana, bisa dimulai dengan jumlah persyaratan dana minimal sebesar Rp 100 ribu.
Jelas, ada beberapa pilihan bila Anda hendak menabung. Kenapa tidak memulainya?
Salam Sukses The Financial Tips
Kebutuhan menjalani masa pensiun kami yakini sangat besar. Karena sumber pendapatan yang kita harapkan datangnya dari asset-aset yang bekerja untuk kita. Namun, mungkin karena tidak tahu atau takut, banyak masyarakat yang tidak mempersiapkannya. Dalam kesempatan ini kami ingin berbagi tiga temuan kami berkaitan dengan investasi yang bisa memberikan keuntungan buat kita dalam mempersiapkan kebutuhan dana pensiun sehingga dapat berjalan dengan nyaman dan tenteram. Mengumpulkan dana besar tidak harus dimulai dengan dana yang besar pula Kebanyakan masyarakat ingin memulai sesuatu dengan jumlah yang besar. Mereka merasa bahwa dengan dana sedikit yang disisihkan setiap bulan akan memakan banyak waktu dan sulit untuk dapat mengumpulkan dana yang Anda inginkan. Sekarang kita ambil contoh di mana Anda ingin mengumpulkan dana untuk masa pensiun Anda. Saat ini Anda hanya bisa menyisihkan Rp6 juta setiap tahunnya atau sekitar Rp115 ribu setiap minggu. Asumsi Hasil Investasi yang dipakai dalam jangka panjang adalah 12 persen. Bila Anda memulainya sekarang dengan alokasi dana setiap minggu sebesar Rp115 ribu, dalam jangka waktu 30 tahun, jumlah dana yang Anda kumpulkan mendekati Rp1,8 miliar atau Rp1.766.430.000. Bila Anda saat ini masih cukup muda, diusia 21 tahun saat ini dan mulai menyisihkan dana sebesar Rp115 ribu setiap minggu selama 50 tahun maka dana Anda akan berkembang mendekati Rp20 miliar atau lebih tepatnya Rp19.915.878.000. Bukan main, kan? Jelas sekali bahwa tidak harus dengan dana besar untuk mengumpulkan dana dalam jumlah besar. Akan tetapi yang lebih dibutuhkan adalah disiplin diri untuk melakukan penyisihan dana secara reguler selama waktu yang dibutuhkan. Bila Anda bertanya, bagaimana dengan dampak inflasi terhadap dana yang sudah Anda kumpulkan selama 50 tahun? Yang perlu juga diperhatikan bahwa gaji Anda akan selalu meningkat—dengan begitu Anda dapat meningkatkan kontribusi Anda untuk tujuan dana pensiun, lebih besar dari hanya Rp115 ribu setiap minggunya. Waktu adalah sahabat Anda Sebagai contoh kami mengambil cerita keluarga Andi, di mana Anita sudah memulai untuk menyisihkan secara regular setiap bulannya untuk tujuan masa pensiun mereka disaat mereka baru memasuki jenjang pernikahan. Usia Andi saat itu 28 tahun danAnita 24 tahun. Anita berencana untuk menyiapkannya sampai usianya memasuki 60 tahun atau Anita memiliki waktu sekitar 36 tahun. Dengan menyisihkan secara reguler setiap bulannya sebesar Rp1 juta dengan asumsi bunga yang diambil 12 persen per tahun, maka rencana Anita dalam 36 tahun akan memiliki aset sejumlah hampir mencapai Rp7,3 miliar atau tepatnya sebesar Rp7.259.250.000 Sedangkan Andi, merasa bahwa ia masih terlalu muda untuk mulai menyisihkan utuk tujuan pensiun. Sehingga ia menundanya sampai usianya memasuki 40 tahun. Pada usia tersebut ia merasa sudah sepantasnya ia mulia mengumpulkan dana untuk tujuan pensiunnya. Andi memulai menyisihkan dana sebesar Rp2 juta setiap bulannya (dua kalilipat dari rencana Anita) sampai usianya memasuki 64 tahun. Andi masih memiliki waktu 24 tahun untuk mengembangkan asetnya. Pada saat usianya memasuki 64 tahun maka Andi akan memperoleh dana sekitar Rp3,3 miliar atau lebih kecil dari aset yang dimiliki Anita. Selisih hampir Rp4 miliar. Besarnya selisih aset yang dimiliki Anita dan Andi dikarenakan oleh waktu yang dimiliki untuk berkembangnya nilai uang yang ada. Jadi kesimpulannya adalah semakin muda Anda saat memulai untuk menyisihkan dana untuk tujuan pensiun, semakin sedikit dana yang harus Anda alokasikan untuk jumlah target dana yang sama. Semakin panjang waktu yang dimiliki semakin besar potensi keuntungan dari konsep bunga-berbunga. Lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali Jangan Anda terhenti hanya karena takut untuk mengambil langkah pertama dalam menyiapkan dana keperluan saat pensiun Anda. Terdapat beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengembangkan dana alokasi Anda bila Anda telat dalam memulai untuk melakukan penyisihan dana untuk masa-masa pensiun Anda. Lebih baik Anda memiliki dana sedikit daripada tidak sama sekali. Bila Anda termasuk yang telat dalam memulai untuk menyiapkan dana untuk pensiun Anda, maka ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengejar ketinggalan, yaitu menambah besarnya alokasi dana setiap bulannya, ambil risiko yang lebih besar untuk mendapatkan bunga yang lebih besar atau menunda untuk mencairkan dana pensiun Anda selama yang dapat Anda lakukan. Untuk dapat menjalani masa pensiun dengan nyaman dan tentram, mulailah menabung dan berinvestasi sekarang!!! Dan lakukan secara regular biarkan waktu yang bekerja untuk Anda.[mi] Apa tujuan keuangan keluarga Anda? Menyiapkan dana untuk pendidikan anak-anak? Menyiapkan dana untuk masa pensiun nanti? Semua ini membutuhkan dana. Tapi berapa besar dana yang cukup untuk semua tujuan yang dimiliki? Berapa pun besarnya jumlah yang dirasa cukup, Anda harus memulainya dari satu titik. Anda sebagai sebuah keluarga harus dapat menciptakan kekayaan bagi keluarga Anda sendiri. Baik Anda sudah memiliki dana sebagai investasi awal atau Anda memulainya dari nol, menjadi kaya atau mencapai kesejahteraan keuangan berarti Anda harus memulai untuk menabung—menyisihkan dana secara regular untuk diinvestasikan guna mencapai tujuan. Misalkan Anda ingin menyiapkan dana untuk pendidikan anak Anda di luar negeri 17 tahun mendatang. Kebutuhan total dana adalah sebar kira-kira Rp1,9 miliar. Hanya mendengar nilai tersebut maka Anda akan merasa takut bukan tidak mungkin Anda malah tidak melakukannya sama sekali. Tapi bagaimana bila Anda tau harus menyisishkan secara regular sekitar Rp2,8 juta selama 17 tahun. Dengan melihat penghasilan bulanan yang didapat maka presentasi seperti ini lebih memberikan motivasi kepada Anda untuk melaksanakan tujuan menabung tersebut secara regular sampai tercapai tujuan dana pendidikan tersebut. Jadi disini tujuan keuangan jangka panjang yang dimiliki adalah merupakan pecahan dari berbagai tujuan menabung yang harus dilakukan setiap bulan—jangka pendek—sampai tercapai tujuan tersebut. Sepatah kata mengenai pendapatan dan kekayaan Tidak seorang pun menjadi kaya hanya karena penghasilannya besar. Kekayaan menjadi nyata bila Anda menyimpan atau menyisihkan dana setiap bulannya dan menginvestasikannya. Banyak orang berpikir, yang menurut hemat kami kurang logis; “Bila saja saya menghasilakn lebih banyak maka semua keadaaan akan lebih baik.” Realitasnya, dengan meningkatnya pendapatan pasti akan selalui dibarengi dengan kenaikan standar hidup atau gaya hidup. Sehingga Anda akan tetap membutuhkan hampir semua penghasilan bulanan yang Anda peroleh dengan kerja keras. Kenyataannya, bila individu atau keluarga gagal merencanakan menabung—saving goals—maka mereka hanya akan menambah hutangnya. Bila Anda mendapatkan promosi maka dengan standar hidup baru Anda harus membeli mobil yang lebih mempresentasikan jabatan Anda. mobil baru dengan kredit. hutang. Kemudian, Anda berpikir dengan posisi sekarang ini maka saya harus membeli rumah yang lebih bagus. Dengan pola pikir dan kebiasaan seperti ini, sulit untuk mencapai apa yang diinginkan, yaitu kekayaan atau kesejahteraan masa datang. Sangat tidak benar bila Anda berpikir bahwa kekayaan akan datang dengan sendirinya karena penghasilan Anda besar serta tetap mempertahankan perilaku keuangan Anda. Anda harus berubah menjadi lebih baik dan lebih bertanggung jawab. sebuah pelajaran menarik, mitra bisnis, dimana kitaharus selalu bersedia membayar harga yang pantas untuksuatu hasil yang luar biasa pula. Anda bisa lihat para superstar, mereka yang paling laris, paling cantik,paling sexy, dan paling digemari adalah mereka yang paling banyak juga berolah raga, berlatih, menjalani diet ketat, dan mati – matian mempertahankan kondisipuncaknya demi mempertahankan kesuksesan yang telah diraih dengan susah payah.
Demikan pula hakikat sukses dalam hidup kita. Tiap kesuksesan yang datang menuntut kerja keras, usaha, latihan, dan perjuangan yang tidak main – main. Anda tidak bisa menghindarinya, itu adalah harga dari sebuah kesuksesan yang selalu anda inginkan. Setiap orang yang meraih sukses luar biasa selalu juga memberian usaha yang luar biasa, kesungguhan yang luar biasa, perjuangan yang keras, sebelum akhirnya datang satu kesuksesan membuat mereka dikenang sepanjang masa.
Kalau anda ingin menghasilkan kesuksesan yang luar biasa, mengapa anda tidak mau berusaha lebih keras dari yang lainnya? Kesuksesan tidak pernah datang dengan mudah dan murah! Anda selalu harus membayar penuh harganya, menebusnya dengan perjuangan anda.
Selama berusaha anda akan mengalami berbagai hal. Mungkin anda akan ditolak. Mungkin anda akan jatuh terpuruk dulu. Mungkin anda akan gagal berulang ulang dan terus menerusjuga. Tapi kemauan anda untuk terus maju dan mencoba lagi pada ahirnya akan selalu memberikan hasil yang luar biasa.Sukses tidak pernah jatuh dari langit, maka andalah yang harus mendaki tangga hingga sampai ke langit dan meraih sukses otu dengan tangan anda sendiri.
Tidak ada sukses yang bisa anda raih tanpa anda usahakan. Tidak ada sukses yang datang tanpa anda membayarnya dengan kerja keras. Dan anda harus selalu membayarnya di depan! Anda harus BERUSAHA DULU barulah bisa sukses. Tidak bisa sebaliknya, dan pembayaran atas sukses ini tidak bisa dicicil separuh separuh! Anda harus membayar dengan penuh setiap hari, sampai apa yang anda idam idamkan ada di tangan anda.
Asuransi syariah adalah usaha saling melindungi dan tolong-menolong di antara sejumlah orang, melalui investasi dalam bentuk aset dan/atau Tabarru' yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi risiko tertentu melalui akad yang sesuai dengan syariah" Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI)
Apakah PRUsyariah?
Asuransi yang dikaitkan dengan investasi berbasis syariah, yang terdiri dari PRUlink syariah assurance account dan PRUlink syariah investor account. Produk ini sudah sesuai dengan Ketentuan Fatwa Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Manfaat PRUlink syariah assurance account
-
Manfaat kematian (Death Benefit) -
Manfaat Cacat Total dan Tetap (Total and Permanent Disability) -
Dapat menambahkan nilai uang pertanggungan (sum covered) setiap saat -
Dapat melakukan penambahan kontribusi (top-up) setiap saat -
Dapat menentukan sendiri besarnya komposisi dari nilai proteksi dan nilai investasi -
Dapat melakukan pengalihan dana (fund switching) -
Pilihan manfaat asuransi tambahan (riders) yang beragam 12 Asuransi Tambahan (riders) PRUlink syariah assurance account
PRUcrisis cover syariah 34 Memberikan uang pertanggungan PRUcrisis cover syariah 34 apabila Peserta Utama menderita dan memenuhi kriteria salah satu dari 34 kondisi kritis.
PRUcrisis cover benefit syariah 34 Memberikan uang pertanggungan PRUcrisis cover benefit syariah 34 apabila Peserta Utama menderita dan memenuhi kriteria salah satu dari 34 kondisi kritis atau meninggal dunia tanpa mengurangi uang pertanggungan dasar.
PRUpersonal accident death syariah Memberikan manfaat tambahan apabila Peserta Utama meninggal dunia akibat kecelakaan.
PRUpersonal accident death & disablement syariah Memberikan manfaat tambahan apabila Peserta Utama mengalami cacat total dan tetap atau meninggal dunia akibat kecelakaan.
PRUmed syariah Manfaat tambahan yang memberikan tunjangan harian rawat inap, ICU dan pembedahan kepada Peserta Utama jika menjalani rawat inap di rumah sakit.
PRUhospital & surgical syariah Manfaat tambahan yang memberikan penggantian seluruh biaya rawat inap, ICU dan pembedahan sesuai dengan manfaat yang diambil, selama Peserta Utama menjalani perawatan di rumah sakit.
PRUwaiver syariah 33 Jika Peserta Utama menderita dan memenuhi kriteria salah satu dari 33 kondisi kritis, PT Prudential Life Assurance akan melanjutkan pembayaran kontribusi dasar sampai berakhirnya masa pertanggungan yang dipilih.
PRUpayor syariah 33 Jika Peserta Utama menderita dan memenuhi kriteria salah satu dari 33 kondisi kritis, PT Prudential Life Assurance akan melanjutkan pembayaran seluruh kontribusi sampai berakhirnya masa pertanggungan yang dipilih.
PRUspouse waiver syariah 33 Jika suami/ istri dari Peserta Utama menderita dan memenuhi kriteria salah satu dari 33 kondisi kritis atau mengalami cacat total dan tetap sebelum usia 60 tahun atau meninggal dunia, PT Prudential Life Assurance akan melanjutkan pembayaran kontribusi dasar sampai berakhirnya masa pertanggungan yang dipilih.
PRUspouse payor syariah 33 Jika suami/ istri dari Peserta Utama menderita dan memenuhi kriteria salah satu dari 33 kondisi kritis atau mengalami cacat total dan tetap sebelum usia 60 tahun atau meninggal dunia, PT Prudential Life Assurance akan melanjutkan pembayaran seluruh kontribusi sampai berakhirnya masa pertanggungan yang dipilih.
PRUparent payor syariah 33 Jika ayah dan/ atau ibu dari Peserta Utama menderita dan memenuhi kriteria salah satu dari 33 kondisi kritis atau mengalami cacat total dan tetap sebelum usia 60 tahun atau meninggal dunia, PT Prudential Life Assurance akan melanjutkan pembayaran seluruh kontribusi sampai berakhirnya masa pertanggungan yang dipilih.
PRUlink term syariah Manfaat tambahan yang diberikan jika Peserta Utama meninggal dunia sebelum usia 70 tahun.
3 Macam pilihan investasi PRUlink syariah assurance account yang dapat Anda pilih beserta risikonya masing-masing:
| PILIHAN INVESTASI | PROFIL RISIKO | | PRUlink Syariah Rupiah Equity Fund | Investasi saham, risiko tinggi | | PRUlink Syariah Rupiah Managed Fund | Investasi seimbang, risiko sedang | | PRUlink Syariah Rupiah Fixed Income Fund | Investasi obligasi, risiko sedang |
Dewan Pengawas Syariah Prudential beranggotakan:
| Dr. H. Anwar Ibrahim | (Ketua) | | Ir. H. Adiwarman A. Karim, MBA, MAEP | (Anggota) | | H. Ahmad Nuryadi Asmawi, LL.B, MA | (Anggota) | Takut akan kegagalan seharusnya tidak menjadi alasan untuk tidak mencoba sesuatu.
Kepemimpinan adalah Anda sendiri dan apa yang Anda lakukan.
Frederick Smith, Pendiri Federal Express ************ ********* *****
Kejujuran adalah batu penjuru dari segala kesuksesan, Pengakuan adalah motivasi terkuat.
Bahkan kritik dapat membangun rasa percaya diri saat "disisipkan" diantara pujian.
May Kay Ash, Pendiri Kosmetik Mary Kay ************ ********* *****
Jika Anda dapat memimpikannya, Anda dapat melakukannnya.
Ingatlah, semua ini diawali dengan seekor tikus, Tanpa inspirasi... . kita akan binasa.
Walt Disney, Pendiri Walt Disney Corporation
Melalui jenjang kehidupan
Apapun jenjang kehidupan yang kini Anda lalui, asuransi merupakan suatu jalan yang sangat bernilai dalam membantu Anda mencapai tujuan-tujuan Anda. Apakah Anda seorang profesional muda lajang yang sedang menabung untuk membeli mobil atau rumah pertama Anda, orang tua yang sedang merencanakan masa depan anak Anda atau pensiunan yang mencari alat investasi yang paling aman, asuransi dapat membantu Anda memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang Anda hadapi apapun jenjang kehidupan yang tengah Anda lalui. Mulailah sedini mungkin untuk memperoleh keuntungan-keuntungan maksimal asuransi. Muda & Tanpa Tanggungan Anda baru saja memasuki tahapan hidup di mana sekolah dan biayanya, guru, ujian, teman serta pesta-pesta merupakan bagian dari masa lalu Anda. Atau mungkin tidak seluruhnya merupakan masa lalu. Tetapi yang jelas, sekarang segala sesuatu harus ditanggapi dengan sedikit lebih serius. Terlebih lagi kini Anda tengah sibuk membangun karir Anda atau sedang merencanakan pernikahan Anda yang tidak lama lagi akan dilangsungkan. Untuk itu Anda tentunya sudah harus mulai menabung, apalagi tidak lama lagi Anda akan berbagi hidup bersama orang yang Anda cintai. Atau kalau Anda masih mau melajang, bagaimanapun juga tabungan tetap saja diperlukan sebagai payung sebelum hujan. Mungkin saja Anda ingin menyisihkan sebagian dari gaji Anda untuk membantu orang tua atau menyekolahkan adik. Hal-hal semacam ini dan masih banyak lagi kebutuhan keuangan lainnya yang juga mendapat perhatian utama dari PT Prudential Life Assurance. Serahkan penataan masa depan Anda yang aman dan tentram kepada kami, dengan demikian persiapan Anda sudah mantap apabila Anda harus benar-benar menghadapi masalah serius. Lajang Profesional Anda kini benar-benar menikmati hidup Anda sebagai seorang profesional yang masih lajang. Tidak ada suatu apapun yang dapat menghentikan laju perjalanan karir Anda. Situasi keuangan Anda didukung sepenuhnya oleh pekerjaan dengan gaji besar, dan pada dasarnya Anda tidak perlu mengkhawatirkan anggota keluarga lain yang harus dibiayai. Namun, peristiwa yang tidak diinginkan dapat saja terjadi setiap saat dan untuk itu Anda perlu perlindungan atas diri Anda. Atau mungkin saja Anda berniat untuk meringankan beban biaya hidup orang tua Anda. Bahkan, ada saja kemungkinan Anda masih ingin membantu membiayai pendidikan saudara-saudara Anda. Lebih lanjut lagi, masih ada berbagai impian yang ingin Anda wujudkan: meningkatkan gaya hidup Anda atau menikmati hasil keuntungan investasi dana Anda. Luangkan sedikit waktu Anda yang sangat berharga itu untuk mencari tahu bagaimana PT Prudential Life Assurance dapat membantu memenuhi berbagai kebutuhan Anda. Pasangan Muda Selamat memasuki kehidupan baru Anda! Anda baru saja mengucapkan sumpah setia Anda dan kini Anda tengah berbagi suka dan duka dengan pasangan hidup Anda. Harus memikul beban tanggung jawab bersama serta berbagi suka dan duka kedengarannya memang agak menakutkan. Tetapi apabila Anda bisa menempatkan berbagai keinginan dan kebutuhan Anda ke dalam daftar prioritas yang tepat maka Anda tidak perlu khawatir. Apabila Anda merencanakan memiliki rumah melalui pinjaman, ada baiknya jika Anda mempertimbangkan program perlindungan agar pembayaran dapat berjalan terus apabila sesuatu terjadi pada salah satu dari Anda. Pertimbangan berikutnya tentunya menyangkut keturunan, yang membutuhkan jumlah dana yang tidak sedikit untuk membiayai pemeriksaan kehamilan, kelahiran dan pemeriksaan rutin ke dokter anak. Belum lagi soal pendidikan mereka. Dan pastinya Anda selalu berkeinginan untuk meningkatkan gaya hidup Anda, berlibur bersama pasangan tercinta atau memiliki mobil idaman Anda. Apapun prioritas kebutuhan Anda, PT Prudential Life Assurance menawarkan serangkaian produk yang dapat membantu meringankan beban Anda. Dikaruniai Anak-Anak Kini Anda sampai pada tahapan kehidupan Anda di mana waktu Anda tidak pernah cukup. Demikian banyaknya hal yang harus Anda lakukan dan atur serta begitu banyaknya peran yang harus Anda penuhi: sebagai pasangan hidup yang penuh pengertian dan dukungan, orang tua yang mendidik dengan kasih sayang, anak yang berbakti kepada orang tua serta tenaga profesional yang handal. Dengan begitu banyaknya tanggung jawab yang tertumpu pada diri Anda, sudah saatnya Anda memikirkan cara-cara untuk memberikan perlindungan bagi mereka yang merupakan tanggungan Anda. Tanggung jawab lain yang tidak kalah pentingnya adalah memberikan pendidikan yang terbaik bagi putra-putri Anda sebagai bekal kehidupan mereka kelak di kemudian hari. Walaupun ada kendala utamanya: yaitu biaya pendidikan yang semakin hari semakin meningkat. Tetapi apabila Anda semakin dini mulai menabung maka kemungkinan terkumpulnya dana pendidikan tersebut akan semakin besar. Dan barangkali Anda merasa bahwa saat ini masih terlalu pagi untuk memikirkan masa pensiun. Namun, kalau Anda mulai menyisihkan sebagian penghasilan Anda mulai sekarang, mungkin Anda masih bisa menikmati masa pensiun yang cukup nyaman. PT Prudential Life Assurance menawarkan solusi yang tepat untuk setiap kebutuhan Anda. Tahun-tahun Emas Setelah sepanjang hidup mengurusi anak-anak tercinta, sekarang giliran Anda yang dimanjakan. Kini Anda dapat duduk bersandar sambil menikmati hasil jerih payah Anda di masa lalu. Tetapi bagaimana seandainya masih ada impian Anda yang belum sempat terpenuhi? Mungkin Anda masih saja berniat mengembangkan hobi Anda, atau menyusuri pantai-pantai Laut Tengah dengan kapal pesiar bersama kawan-kawan lama Anda. Tentunya Anda juga ingin meninggalkan warisan yang berarti kepada anak-anak tercinta. Anda masih memiliki kesempatan merealisasikan semua ini dengan bantuan keuntungan yang diperoleh dari investasi dana Anda. Bisa saja Anda masih ingin “bermain” di pasar saham, tentunya dibantu oleh tenaga yang profesional di bidang ini. PT Prudential Life Assurance siap untuk membantu memenuhi berbagai kebutuhan Anda, sekalipun di usia senja. Kumpulan Hadist dan Quran Sesungguhnya zakat-zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu'allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai sesuatu ketetapan yang diwajibkan Allah; dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (QS. 9:60) Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. (QS. 5:90) Dan jika (orang berhutang itu) dalam kesukaran, maka berilah tangguh sampai dia berkelapangan. Dan menyedekahkan (sebagian atau semua hutang) itu lebih baik bagi mu, jika kamu mengetahui. (QS. 2:280) Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba yang belum di pungut. (QS. 2:278) Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan abak panah itu) adalah kefasikan. (QS. 5:3) Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah... (QS. 2:276) Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertaqwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan. (QS. 3:130) Maka jika kamu tidak meninggalkan sisa riba, maka ketahuilah bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangi mu. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), maka bagi mu pokok harta mu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya. (QS. 2:279) Persaksikanlah apabila kam berjual-beli; dan janganlah penulis dan saksi-saksi enggan memberi keterangan apabila mereka dipanggil; dan jangalah kamu jemu menulis hutang itu, baik kecil maupun besar sampai batas waktu membayarnya (QS. 2:282) Diharamkan bagi mu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (dagung hewan) yang disembelih atas nama selain Allah yang tercekek, yang dipukul, yang jatuh, yamh ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya dan (diharamkan bagi mu) yang disembelih untuk berhala. (QS. 5:3) Jika kamu menampakkan sedekahmu, maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagi mu (QS. 2:271) Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gla. Keadaan mereka yang demikian itu adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat) sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti, mala baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datangnya larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang mengulangi (mengambil) riba maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya. (QS. 2:275) Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu'amalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. Hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar (QS. 2:282) "Dari Ibnu Abbas dan Anas bin Malik ra. Bahwasanya Rasulullah saw bersabda: Seandainya seseorang itu mempunyai satu lembah dari emas niscaya ia ingin mempunyai dua lembah, dan tidak ada yang dapat memenuhi mulutnya kecuali tanah (ia tidak akan merasa puas terhadap dunia ini sebelum mati) Dan Allah akan senantiasa menerima taubat orang yang bertaubat". (HR. Bukhari dan Muslim) Jika kamu dalam perjalanan dan bermu'amalah tidak secara tunai sedang kamu tidak memperoleh seorang penulis, maka hendaklah ada barang tanggungan yang dipegang oleh yang berpiutang. Akan tetapi jika sebagian kamu mempercayai sebagian yang lain, maka hendaklah yang dipercayai itu menunaikan amanatnya (hutangnya), dan janganlah kamu para saksi menyembunyikan persaksian. (QS. 2:283) Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat pada hari Jum'at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual-beli. Yang demikian itu lebih baik bagi mu jika kamu mengetahui. (QS 62:9) Dan janganlah kamu serahkan kepada orang-orang yang belum sempurna akalnya, harta (mereka yang ada dalam kekuasaan mu) yang dijadikan Allah sebagai pokok kehidupan. Berilah mereka belanja dan pakaian (dari hasil harta itu ) dan ucapkanlah kepada mereka kata-kata yang baik. (QS. 4:5)
APLIKASI AKAD SYARIAH DALAM BISNIS Al Quran sebagai pegangan hidup umat Islam telah mengatur kegiatan bisnis secara eksplisit, dan memandang bisnis sebagai sebuah pekerjaan yang menguntungkan dan menyenangkan, sehingga Al Quran sangat mendorong dan memotivasi umat Islam untuk melakukan transaksi bisnis dalam kehidupan mereka. Al Quran mengakui legitimasi bisnis, dan juga memaparkan prinsip-prinsip dan petunjuk-petunjuk dalam masalah bisnis antar individu maupun kelompok. Al Quran mengakui hak individu dan kelompok untuk memiliki dan memindahkan suatu kekayaan secara bebas dan tanpa paksaan. Al Quran mengakui otoritas deligatif terhadap harta yang dimiliki secara legal oleh seorang individu atau kelompok. Al Quran memberikan kemerdekaan penuh untuk melakukan transaksi apa saja, sesuai dengan yang dikehendaki dengan batas-batas yang ditentukan oleh Syariah. Kekayaan dianggap sebagai sesuatu yang tidak bisa diganggu gugat dan tindakan penggunaan harta orang lain dengan cara tidak halal atau tanpa izin dari pemilik yang sah merupakan hal yang dilarang. Oleh karena itu, penghormatan hak hidup, harta dan kehormatan merupakan kewajiban agama sebagaimana terungkap dalam Surah An Nisaa’ ayat 29. Pengakuan Al Quran terhadap pemilikan harta benda, merupakan dasar legalitas seorang Muslim untuk mengambil keputusan yang berhubungan dengan harta miliknya, apakah dia akan menggunakan, menjual atau menukar harta miliknya dengan bentuk kekayaan yang lain. Al Quran memberikan kebebasan berbisnis secara sempurna, baik yang bersifat internal maupun eksternal. Pembatasan dalam hal keuangan dan kontrol pertukaran juga dibebaskan, karena hal itu menyangkut kebebasan para pelaku bisnis. Kompetensi terbuka didasarkan pada hukum natural dan alami, yakni berdasarkan penawaran dan permintaan (supply dan demand). Akan tetapi perlu diingat bahwa legalitas dan kebebasan di atas, jangan diartikan dapat menghapuskan semua larangan tata aturan dan norma yang ada di dalam kehidupan berbisnis. Seorang Muslim diwajibkan melaksanakan secara penuh dan ketat semua etika bisnis yang ditata oleh Al Quran pada saat melakukan semua transaksi, yakni: 1. Adanya ijab qabul (tawaran dan penerimaan) antara dua pihak yang melakukan transaksi; 2. Kepemilikan barang yang ditransaksikan itu benar dan sah 3. Komoditas yang ditransaksikan berbentuk harta yang bernilai 4. Harga yang ditetapkan merupakan harga yang potensial dan wajar 5. Adanya opsi bagi pembeli untuk membatalkan kontrak saat jika mendapatkan kerusakan pada komoditas yang akan diperjualbelikan (Khiyar Ar-Ru’yah) 6. Adanya opsi bagi pembeli untuk membatalkan kontrak yang terjadi dalam jangka waktu tertentu yang disepakati oleh kedua belah pihak (Khiyar Asy- Syarth) Meskipun dalam melak ukan transaksi bisnis, seorang Muslim harus juga memperhatikan keadilan sosial bagi masyarakat luas. Ajaran Al Quran yang menyangkut keadilan dalam bisnis dapat dikategorikan menjadi dua, yakni bersifat imperatif (perintah) dan berbentuk perlindungan. Salah satu ajaran Al Quran yang paling penting dalam masalah pemenuhan janji dan kontrak adalah kewajiban menghormati semua kontrak dan janji, serta memenuhi semua kewajiban. Al Quran juga mengingatkan bahwa setiap orang akan dimintai pertanggungjawabannya dalam hal yang berkaitan dengan ikatan janji dan kontrak yang dilakukannya sebagaimana terdapat dalam Surah Al Israa’ ayat 34. Hal ini merupakan bukti nyata bahwa Al Quran menginginkan keadilan terus ditegakkan dalam melakukan semua kesepakatan yang telah disetujui. Kepercayaan konsumen memainkan peranan yang vital dalam perkembangan dan kemajuan bisnis. Itulah sebabnya mengapa semua pelaku bisnis besar melakukan segala daya upaya untuk membangun kepercayaan konsumen. Al Quran berulangkali menekankan perlunya hal tersebut, melalui ayat-ayat yang memerintahkan umat Islam untuk menimbang dan mengukur dengan cara yang benar dan akurat, dan memperingatkan dengan keras siapa saja yang melakukan kecurangan akan mendapat konsekuensi yang pahit dan getir dari Allah SWT. Dalam membangun sebuah usaha, salah satu yang dibutuhkan adalah modal. Modal dalam pengertian ekonomi Syariah bukan hanya uang, tetapi meliputi materi baik berupa uang ataupun materi lainnya, serta kemampuan dan kesempatan. Berbagai macam bentuk akad muamalah terdapat dalam Ekonomi Syariah guna membangun sebuah usaha, yakni antara lain sebagaimana yang dipaparkan secara singkat berikut ini. AL MUSYARAKAH (Kerjasama Modal Usaha) Al Musyarakah adalah akad kerjasama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu dan masing-masing pihak memberikan kontribusi dana dengan keuntungan dan resiko akan ditanggung bersama sesuai dengan kesepakatan. Al Musyarakah dalam aplikasi lembaga keuangan Syariah dapat berbentuk: - Pembiayaan Proyek, yaitu pelaku usaha dan Lembaga Keuangan Syariah (selaku pemodal) sama-sama menyediakan dana untuk membiayai proyek tersebut. Setelah proyek selesai, nasabah mengembalikan dana yang digunakan beserta bagi hasil yang telah disepakati di awal perjanjian (ijab-kabul).
- Modal Ventura, yakni penanaman modal dilakukan oleh lembaga keuangan Syariah untuk jangka waktu tertentu, dan setelah itu lembaga keuangan tersebut melakukan divestasi atau menjual bagian sahamnya kepada pemegang saham perusahaan.
AL MUDHARABAH (Kerjasama Mitra Usaha dan Investasi)
Al Mudharabah adalah akad kerjasama usaha antara dua pihak dengan ketentuan pihak pertama (shahibul maal) menyediakan seluruh modal, sedangkan pihak lainnya menjadi pengelola, dan keuntungan usaha dibagi menurut kesepakatan yang dituangkan dalam kontrak. Aplikasi Al Mudharabah dalam pembiayaan Lembaga Keuangan Syariah adalah berbentuk: - Pembiayaan Modal Kerja, seperti modal kerja perdagangan dan jasa;
- Investasi Khusus, disebut juga “mudharabah muqayyadah”, adalah pembiayaan dengan sumber dana khusus, di luar dana nasabah penyimpan biasa, yang digunakan untuk proyek-proyek yang telah ditetapkan oleh nasabah investor (shahibul maal).
AL MURABAHAH (Jual Beli dengan Pembayaran Tangguh) Al Murabahah adalah jual-beli barang pada harga asal dengan tambahan keuntungan yang disepakati dengan ketentuan penjual harus memberitahu harga produk yang ia beli dan menentukan suatu tingkat keuntungan (margin) sebagai tambahannya. Dalam transaksi Al Murabahah harus dipenuhi syarat-syarat sebagai berikut: - Penjual memberitahu biaya modal kepada nasabah;
- Kontrak pertama harus sah sesuai dengan rukun yang telah ditetapkan;
- Kontrak harus bebas dari riba;
- Penjual harus menjelaskan kepada pembeli jika terjadi cacat atas barang setelah pembelian;
- Penjual harus menyampaikan semua hal yang berkaitan dengan pembelian.
Aplikasi Al Murabahah pada Lembaga Keuangan Syariah adalah untuk pembiayaan pembelian barang-barang investasi. Al Murabahah adalah kontrak untuk sekali akad (one short deal), sehingga kurang tepat jika digunakan untuk pembiayaan modal kerja. BAI’ AS SALAM (Pesanan Barang dengan Pembayaran di Muka) Bai’ as salam berarti pemesanan barang dengan persyaratan yang telah ditentukan dan diserahkan kemudian hari, sedangkan pembayaran dilakukan sebelum barang diterima. Dalam transaksi Bai’ as Salam harus memenuhi 5 (lima) rukun yang mensyaratkan harus ada pembeli, penjual, modal (uang), barang, dan ucapan (sighot). Bai’ as Salam berbeda dengan ijon, sebab pada ijon, barang yang dibeli tidak diukur dan ditimbang secara jelas dan spesifik, dan penetapan harga beli sangat tergantung kepada keputusan si tengkulak yang mempunyai posisi lebih kuat. Aplikasi Bai’ as Salam pada Lembaga Keuangan Syariah biasanya dipergunakan pada pembiayaan bagi petani dengan jangka waktu yang relatif pendek, yaitu 2-6 bulan. Lembaga Keuangan dapat menjual kembali barang yang dibeli kepada pembeli kedua, misalnya kepada Bulog, Pedagang Pasar Induk, atau Grosir. Penjualan kembali kepada pembeli kedua ini dikenal dengan istilah “Salam Paralel”. BAI’ AL ISTISHNA’ (Jual Beli Berdasarkan Pesanan) Transaksi Bai’ al Istishna merupakan kontrak penjualan antara pembeli dan pembuat barang melalui pesanan, pembuat barang berkewajiban memenuhi pesanan pembeli sesuai dengan spesifikasi yang telah disepakati. Pembayaran dapat dilakukan di muka, melalui cicilan, atau ditangguhkan sampai batas waktu yang telah ditentukan. Dalam sebuah kontrak Bai’ al Istishna, pembeli dapat mengizinkan pembuat barang menggunakan sub kontraktor untuk melaksanakan kontrak tersebut. Dengan demikian, pembuat barang dapat membuat kontrak istishna kedua untuk memenuhi kewajibannya pada kontrak pertama. Kontrak seperti ini dikenal sebagai “Istishna’ Paralel” AL IJARAH (Sewa/ Leasing) Al Ijarah adalah akad pemindahan hak guna atas barang atau jasa melalui pembayaran sewa tanpa diikuti dengan pemindahan kepemilikan (Ownership) atas barang itu sendiri. Dalam perkembangannya kontrak Al Ijarah dapat pula dipadukan dengan kontrak jual-beli yang dikenal dengan istilah “sewa-beli” yang artinya akad sewa yang diakhiri dengan kepemilikan barang oleh si penyewa pada akhir periode penyewaan. Dalam aplikasi, Al Ijarah dapat dioperasikan dalam bentuk operating lease maupun financial lease, namun pada umumnya Lembaga Keuangan biasanya menggunakan Al Ijarah dalam bentuk sewa-beli karena lebih sederhana dari sisi pembukuan, dan Lembaga Keuangan tidak direpotkan untuk pemeliharaan asset, baik saat leasing ataupun sesudahnya. QARD AL HASAN (Pinjaman Kebajikan)
Qard adalah akad yang dikhususkan pada pinjaman dari harta yang terukur dan dapat ditagih kembali serta merupakan akad saling Bantu-membantu dan bukan merupakan transaksi bisnis secara komersial. Salah satu fungsi Lembaga Keuangan Syariah adalah ikut serta dalam kegiatan sosial, yang diaplikasikan dengan menyalurkan dana dalam bentuk qard dari dana yang dihimpun dari hasil zakat, infaq, dan sadaqah. Qard al Hasan adalah produk perbankan syariah untuk nasabah yang membutuhkan dana untuk keperluan mendesak dengan kriteria tertentu dan bukan untuk tujuan konsumtif. Pengembalian pinjaman ditentukan dalam jangka waktu tertentu dan dapat dikembalikan sekaligus atau diangsur tanpa tambahan atas dana yang dipinjam. Dengan demikian, dapat kita lihat, bahwa dalam sistem ekonomi syariah mempunyai produk yang jauh lebih lengkap dari Lembaga Keuangan yang berdasarkan ekonomi Konvensional, karena semata-mata hanya menggunakan akad pinjam meminjam dan mengandalkan pendapatannya dari nilai waktu atas uang yang dipinjamkannya kepada nasabah (debitur) bank tersebut.
 | Guestbook | |
 | ass.. salam kenal semua.. sy dari bekasi timur |
 | Klik Klik dapat US$25/hari??? Klik aja yg di bawah ini:  Mau manfaat lebih dari Vinefire??? Join yang di bawah ini: 
|
 | Hi sist and bros, ada cara baru yang murah dan mudah untuk segera keluar dari krisis keuangan. Terutama buat kita yang di Indonesia. Dengan hanya $7 sekali bayar, kita berpotensi menghasilkan $520 per minggu. Info lengkap ada di http://www.ez2x2.com/lcp4.php?id=9460 |
 | ari valembank.numpang mampir.. |
 | waalaikumussalam mas
saya kerja jd kuli negara ^_^
ajkk |
 | ass.....lam knl jg mas dr sy jokam jogja...
|
 |
yusys wrote on Nov 26, '07 Assalaamualaikum...salam kenal yaaaaaaaaa.... |
 |
erro7 wrote on Nov 10, '07 ass wr wb............................lam knal mas..............jokam solo nih...... |
 | oic...ada sih beberapa...wiwid, diah, lya dll...:)
kerja dmana nih? |
 | sambung di JS2. ada kenalan d sana? |
 | asslmkm, mampir mas, taqobalallohu minna waminka. |
 | Assalamu'alaikum, selamat menunaikan ibadah puasa |
| |